“Hidupku selama ini membuat aku insaf untuk menjinakkan badai hidup,
“mantra” man jadda wajada (siapa bersungguh-sungguh akan
berhasil) saja ternyata tidak cukup sakti. Antara sungguh-sungguh dan
sukses itu tidak bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak ini bisa hanya
satu sentimeter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa
ditempuh dalam hitungan detik, tapi juga bisa puluhan tahun.
Jarak
antara sungguh-sungguh dan sukses hanya bisa diisi sabar. Sabar yang
aktif, sabar yang gigih, sabar yang tidak menyerah, sabar yang penuh
dari pangkal sampai ujung yang paling ujung. Sabar yang bisa membuat
sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan-akan itu
sebuah keajaiban dan keberuntungan. Padahal keberuntungan adalah hasil
kerja keras, doa, dan sabar yang berlebih-lebih.
Bagaimanapun
tingginya impian, dia tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup
sudah digelung oleh nestapa akut. Hanya dengan sungguh-sungguhlah jalan
sukses terbuka. Tapi hanya dengan sabarlah takdir itu terkuak menjadi
nyata. Dan Tuhan selalu memilihkan yang terbaik dan paling kita
butuhkan. Itulah hadiah Tuhan buat hati yang kukuh dan sabar.
Sabar
itu awalnya terasa pahit, tetapi akhirnya lebih manis daripada madu. Man
shabara zhafira. Siapa yang sabar akan beruntung.”
:)) suka banget sama tulisannya...
ini repost yaaa,, tapi aq lupa nama blognya... (thank you bwt yang posting)
hope grow your spirit too :))
Mei 31
resensi "ranah 3 warna"
created by selly.a.roseliana at 12.23 Labels: it's a Life Story - SellyAsterRoseliana
Most Trending
About
Formulir Kontak
Powered by WordPress
© 2025
stay a while - Designed by Matt, Blogger templates by Blog and Web.
Powered by Blogger.
Powered by Blogger.